Quotes

"Berterimakasihlah pada segala yang memberi kehidupan."
— Pramoedya Ananta Toer (Bumi Manusia)
Perspektif yang penuh rasa syukur membawa kebahagiaan dan kelimpahan ke dalam kehidupan.


Friday, 9 September 2011

Setahun Setelah Kepergiannya


Tanggal 8 kemarin, tepat 1 tahun dia pergi. Berasa baru bentar saat itu terjadi. Ga ngira ternyata udah setahun. Rasa rindu, pengen ketemu, pengen bercanda, pengen meluk, pengen ngobrol nyampur jadi satu. Aku ga bisa berbuat apa-apa, hanya air mata yang tiba-tiba menetes. Semua kenangan terlintas di kepala sesaat, bikin aku semakin sakit aja.
Kecewa sedih semua juga nyampur jadi satu. Di saat ini aku berjuang nyelesai'in kuliahku, berharap dia masih ada, and bisa hadir waktu aku dapetin gelarku. Tapi ternyata Tuhan berkata lain. Sedih banget siihhh benernya, masih banyak yang pengen aku kasih ke dia, impian yang udah aku rancang.
Papi, dia udah kaya temen sendiri. Kadang perlakuanku ke dia di bilang orang kurangajar, tapi aku sama papi pun enjoy aja. Pagi ini nemuin lagu yang belum pernah aku denger sebelumnya. Denger lagu ini bikin miris, ngerasa kalo liriknya mencerminkan apa yang lagi ku alamin.

Dance With My Father
Back when I was a child
Before life removed all the innocence
My father would lift me high
And dance with my mother and me and then
Spend me around till I fell asleep
Then up the stairs he would carry me
And I knew for sure I was loved
If I could get another chance
Another walk, another dance with him
I’d play a song that would never ever end
How I’d love love love to dance with my father again
When I and my mother would disagree
To get my way I would run from her to him
He’d make me laugh just to comfort me
Then finally make me do just what my momma said
Later that night, when I was asleep
He left a dollar under my sheet
Never dreamed that he would be gone from me
If I could steal
One final glance
One final step
One final dance with him
I’d play a song that would never ever end
Cause I’d love love love to dance with my father again
Sometimes I’d listen outside her door
I’d hear how my mother cried for him
I’d pray for her even more than me
I know I’m praying for much too much
But could you send back the only man she loved
I know you don’t do it usually
But dear Lord she’ s dying to dance with my father again
Every night I fall asleep
And this is all I ever dream

Aku bangga jadi anaknya. Aku bangga punya papi seperti dia. Seseorang yang keras, tapi penuh kasih sayang. Seseorang yang punya selera humor tinggi. Seseorang yang amat di sayangi oleh orang-orang di sekitarnya. Hampir aku ga bisa deskripsi'in dia itu kaya apa. Sekarang aku cuma pengen bikin dia bangga ngeliat aku dari atas sana. Walaupun ada yang kurang sih, soalnya secara fisik dia ga ada di sini.
Satu hal yang aku ga nyangka dari papi. Dulu sewaktu dia masih ada, aku pernah kirim gambar teks. Gambarnya itu dua panda, yang satunya lagi meluk. Ya secara aku dan dia ada di dua kota yang berbeda, jadi ga mungkin bisa peluk langsung, padahal aku pengen kasi support ke dia. Pas dia ga ada, aku buka inbox hp'nya, aku nemuin gambar teks itu masih disimpen. Terharuuu banget, ternyata walopun ga ada balesan dari dia, dia masih nyimpen.
Thanks God, Kau titipkan aku sebagai anaknya.
Lia sayang papi. Lia selalu kangen papi. Muuuaaaaaccchhh!!



3 comments:

dedragao said...

aseeemmmmmm
baca sambil dengerin musiknya bikin nangis aja dek....
beruntunglah kamu menjadi putri beliau..
berbanggalah kamu..
sayangilah kedua orangtuamu yang hebat itu..

aimdesiree said...

emang kaann lagu'nya bikin nangis..
komplit deh kalo baca sama dengerin lagu'nya..
pas bangeett..
I will and I do ^^

dedragao said...

hu'u tak akui bener2 pas..
jelas suatu saat aku akan mengalami hal yang sama dengan dirimu..
dan suatu saat aku akan menghayati lagu ini..
yang jelas selalu berdoa buat semua orang yang kita sayang baik yang masi ada atau sudah mendahului kita..
akan lebih mulia lagi rasanya kalo kita bisa bikin mereka bangga

Post a Comment